Saat ini Google sedang mengerjakan sebuah Camera API atau Tools baru yang akan menghadirkan fitur-fitur baru dan peningkatan kualitas gambar untuk perangkat Android, termasuk jajaran Nexus.
Sudah Banyak orang yang mereview Camera Experience di Nexus 5 mengatakan tidak konsisten dan biasa-biasa saja, Juga beberapa mengatakan bahwa ini produk yang belum selesai. Google mengakui masalah ini dan mengatakan bahwa Update software akan dapat mengurangi beberapa masalah tersebut. Memang API Kamera baru ini masih dalam pengerjaan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas gambar dan memberikan akses ke fitur-fitur baru.
Menurut tanggal dalam repositori kode, API ini mulai dikerjakan sekitar 10 bulan lalu, namun Google tidak menyelesaikannya tepat waktu saat rilis Android KitKat.
Berikut adalah beberapa fitur yang diperkutakan akan hadir dalam API baru Android camera experience:
- Camera RAW format – RAW adalah format yang melindungi sebagian besar informasi yang ditangkap oleh sensor kamera, yang memungkinkan untuk mengedit in-depth atau lebih dalam, baik pada perangkat (misalnya dengan Snapseed) atau pada PC dengan software seperti Photoshop. Jika JPEG dan format lain yang serupa, adalah format yang sudah dikompresi sehingga memiliki ukuran lebih kecil, maka banyak info asli yang hilang.
- Face detection – API ini akan mengijinkan aplikasi kamera untuk mendeteksi wajah orang-orang dalam frame, dan menetapkan ID ke masing-masig wajah untuk tujuan manipulasi. Ini adalah fitur yang sudah banyak diimplementasikan oleh produsen Android pada perangkat mereka sendiri. Tetapi dengan API baru akan membuatnya tersedia dalam Stock Android.
- Burst mode – Adalah fitur lain yang hadir pada perangkat populer dari Samsung, HTC, dan lain-lain, Burst mode akan menjaga tombol shutter tetap ditekan sehingga akan mengambil serangkaian jepretan secara berurutan.
- Support for removable cameras – kemungkinan fitur yang mirip dengan Sony’s QX10 and QX100 Wi-Fi cameras.
- General “improved capabilities” dan “fine grain control” yang diharapkan bisa menginkatkan kualitas gambar.
Tampaknya Kamera API baru sudah memasuki babak baru dalam pengembanganya ketika Google memutuskan untuk tidak memasukanya dalam Android KitKat saat ini. Untuk sekarang ini pengguna Android hanya bisa beraharap kapan mereka akan mendapatkan update ini, Sehingga Android tidak akan kalah dengan fitur kamera yang dimiliki iOS7 (Dukungan Burst Mode).
via: androidauthority


Posting Komentar
Posting Komentar